Chrisye – Selamat Jalan Kekasih

resah rintik hujan yang tak henti menemani
sunyinya malam ini sejak dirimu jauh dari pelukan

selamat jalan kekasih, kejarlah cita-cita
dan jangan ragu tuk melangkah
demi masa depan dan segala kemungkinan

jangan kau risaukan air mata yang jatuh membasahiku
harusnya kau mengerti sungguh besar artimu bagi hidupku

selamat jalan kekasih, kejarlah cita-cita
jangan kau ragu tuk melangkah
satu hari nanti kita kan bersama lagi
bersama lagi kita berdua

resah rintik hujan yang tak henti menemani
sunyinya malam ini sejak dirimu jauh dari pelukan

selamat jalan kekasih, kejarlah cita-cita
dan jangan ragu tuk melangkah
demi masa depan dan segala kemungkinan

tiada yang harus kau ragukan segalaku untukmu
walau kini kita berpisah
suatu hari nanti kita kan bersama lagi
bersama lagi kita berdua

Chrisye – Cintaku

kan ku jalin lagu bingkisan kalbuku
bagi insan dunia yang mengagungkan cinta
betapa nikmatnya dicumbu asmara
bagai embun pagi yang menyentuh rerumputan

cinta akan kuberikan bagi hatimu yang damai
cintaku gelora asmara,seindah lembayung senja
tiada ada yang kuasa melebihi indahnya nikmat bercinta

kan ku jalin lagu bingkisan kalbuku
bagi insan dunia yang mengagungkan cinta
betapa nikmatnya dicumbu asmara
bagai embun pagi yang menyentuh rerumputan

cinta akan kuberikan bagi hatimu yang damai
cintaku gelora asmara,seindah lembayung senja
tiada ada yang kuasa melebihi indahnya nikmat bercinta

wo ow cinta akan kuberikan bagi hatimu yang damai
cintaku gelora asmara,seindah lembayung senja
tiada ada yang kuasa melebihi indahnya nikmat bercinta

(cinta akan kuberikan bagi hatimu yang damai)
cintaku gelora asmara,seindah lembayung senja
tiada ada yang kuasa melebihi indahnya nikmat bercinta
indahnya nikmat bercinta, indahnya nikmat bercinta

Chrisye – Anak Jalanan

anak jalanan kumbang metropolitan
selalu ramai dalam kesepian
anak jalanan korban kemunafikan
selalu kesepian di keramaian

tiada tempat untuk mengadu
tempat mencurahkan isi kalbu
cinta kasih dari ayah dan ibu
hanyalah peri yang palsu

anak perawan kembang metropolitan
selalu resah dalam penantian
anak perawan korban keadaan
selalu menanti dalam keresahan

tiada restu untuk bertemu
restu menjalin hidup bersatu
kasih sayang dari ayah dan bunda
hanyalah adab semata

anak gedongan lambang metropolitan
menuntut hidup alam kedamaian
anak gedongan korban kesibukan
hidup gelisah dalam keramaian

tiada waktu untuk bertemu
waktu berkasihan dan mengadu
karena orang tua metropolitan
hanyalah budak kesibukan