Dina Mariana – Si Dia

depan kaca ku bergaya
salah tingkah tak karuan
surat cinta dari dia
ku terima hari ini

kata cintanya semanis madu
membuat hati berbunga-bunga

di mata ada si dia
di dada ada si dia
di dinding kamar hingga di awan
dia terbayang-bayang

di baju ada si dia
di buku ada si dia
di sana-sini tergambar dia
membuat ku jatuh cinta padanya padanya

depan kaca ku bergaya
salah tingkah tak karuan
surat cinta dari dia
ku terima hari ini

kata cintanya semanis madu
membuat hati berbunga-bunga

di mata ada si dia
di dada ada si dia
di dinding kamar hingga di awan
dia terbayang-bayang

di baju ada si dia
di buku ada si dia
di sana-sini tergambar dia
membuat ku jatuh cinta padanya padanya

kata cintanya semanis madu
membuat hati berbunga-bunga

di mata ada si dia
di dada ada si dia
di dinding kamar hingga di awan
dia terbayang-bayang

di baju ada si dia
di buku ada si dia
di sana-sini tergambar dia
membuat ku jatuh cinta padanya padanya

Dina Mariana – Pak Penghulu

dia anita namanya, lahir di kota jakarta
pada bulan dua, tahun enam lima
seumur susanna dari belanda

anita cantik jelita, dia madona jakarta
abdullah melamarnya, anita menerima
mas kawinnya kerbau india

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
pengantinnya sudah tak tahan
menunggu malam pertama

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
bapak ibunya sudah tua
ingin menimang cucunya

ya anita (anita anita)
ya abdullah (abdullah abdullah)
punya anak cukup dua saja

dia anita namanya, lahir di kota jakarta
pada bulan dua, tahun enam lima
seumur susanna dari belanda

anita cantik jelita, dia madona jakarta
abdullah melamarnya, anita menerima
mas kawinnya kerbau india

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
pengantinnya sudah tak tahan
menunggu malam pertama

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
bapak ibunya sudah tua
ingin menimang cucunya

ya anita (anita anita)
ya abdullah (abdullah abdullah)
punya anak cukup dua saja

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
pengantinnya sudah tak tahan
menunggu malam pertama

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
bapak ibunya sudah tua
ingin menimang cucunya

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
pengantinnya sudah tak tahan
menunggu malam pertama

pak penghulu, pak penghulu (aduh duh)
tolong dong nikahkan dia
bapak ibunya sudah tua
ingin menimang cucunya

Dina Mariana – Jejaka

jejaka yang simpati penuh kelembutan
kau getarkan rasa rindu dalam hati ini
jejaka kaulah awal dari segalanya
perasaan bagai melayang di atas angan, tak terlukiskan

ku diam diam diam dan malu-malu di depanmu
tapi getaran rindu di dalam hatiku membara

jejaka mungkin hati ini masih malu
kau ku tunggu di malam-malam yang sepi ini oh kekasihku

jejaka yang simpati penuh kelembutan
kau getarkan rasa rindu dalam hati ini
jejaka kaulah awal dari segalanya
perasaan bagai melayang di atas angan, tak terlukiskan

ku diam diam diam dan malu-malu di depanmu
tapi getaran rindu di dalam hatiku membara

jejaka mungkin hati ini masih malu
kau ku tunggu di malam-malam yang sepi ini oh kekasihku

jejaka yang simpati penuh kelembutan
kau getarkan rasa rindu dalam hati ini
jejaka mungkin hati ini masih malu
kau ku tunggu di malam-malam yang sepi ini kekasihku

Dina Mariana – Ingat Kamu

diam-diam kau curi pandang
di pintu sekolah
kau tersenyum dan menggodaku
aku tersipu malu

kau kirimkan salah manismu
lewat sahabatku
sejak saat itu bila tak bertemu
terbayang-bayang wajahmu

aku mau mandi, ingat kamu
aku mau makan, ingat kamu
aku mau tidur, ingat kamu

aku sedang belajar, ingat kamu
aku sedang berdandan, ingat kamu
aku sedang sendiri, ingat kamu

kau kirimkan surat cintamu
lewat sahabatku
kau katakan hanya diriku
ada di hatimu

satu hari bila tak jumpa
ku rindu padamu
aku tak mengerti mengapa begini
aku cinta padamu

aku mau mandi, ingat kamu
aku mau makan, ingat kamu
aku mau tidur, ingat kamu

aku sedang belajar, ingat kamu
aku sedang berdandan, ingat kamu
aku sedang sendiri, ingat kamu

aku mau mandi (ingat kamu)
aku mau makan (ingat kamu)
aku mau tidur (ingat kamu)

aku mau mandi, ingat kamu
aku mau makan, ingat kamu
aku mau tidur, ingat kamu

aku sedang belajar, ingat kamu
aku sedang berdandan, ingat kamu
aku sedang sendiri, ingat kamu