Ernie Djohan – Hudjan

rintik hujan deras mengalir
turun dari angkasa
tiada burung-burung berkicau
semua meneduh di sana

tik tik tik tik bunyi suara
teratur berirama
tiada insan di jalan raya
semua meneduh di rumah

sehingga ku batalkan janji
janji dengan si dia
semakin ku rasakan sedih
aaah hujan lagi

tik tik tik tik bunyi suara
teratur berirama
tiada insan di jalan raya
semua meneduh di rumah

sehingga ku batalkan janji
janji dengan si dia
semakin ku rasakan sedih
aaah hujan lagi

tik tik tik tik bunyi suara
teratur berirama
tiada insan di jalan raya
semua meneduh di rumah

Ernie Djohan – Djemput Aku Djam 5 Sore

jemputlah aku jam 5 sore
kau ku tunggu di muka rumahku
dan jangan lupa kalau kau datang
bilanglah dulu pada ayahku

jangan kau ragu dan jangan takut
asalkan nanti cepat pulang
jangan kau lupa jam 5 sore
kau ku tunggu di muka rumahku

jangan kau ragu dan jangan takut
asalkan nanti cepat pulang
jangan kau lupa jam 5 sore
kau ku tunggu di muka rumahku
kau ku tunggu di muka rumahku
kau ku tunggu di muka rumahku

Ernie Djohan – Mustafa

oh kawan dengar cerita
ceritanya kisah lama
pernah kau dengar mustafa
mustafa dengan aminah

ow ow mereka saling bercinta
tapi mustafa telah berpura

aminah mendengar itu
ia lalu membawa palu
kepala mustafa biru
karena habis dipalu

oh kawan dengar cerita
ceritanya kisah lama
pernah kau dengar mustafa
mustafa dengan aminah

ow ow mereka saling bercinta
tapi mustafa telah berpura

aminah mendengar itu
ia lalu membawa palu
kepala mustafa biru
karena habis dipalu
karena habis dipalu

Ernie Djohan – Sendja Di Batas Kota

senja di batas kota
selalu teringat padamu
saat kita kan berpisah
entah untuk berapa lama

walau senja berganti
wajahmu selalu terbayang
waktu engkau ku lepaskan
berdebar hati di dada

tiada dapat ku lupakan
peristiwa kisah ini
engkau di seberang sana
menunaikan tugasmu

senja di batas kota
terlukis di dalam kalbu
hanya bila kau kembali
hidupku akan bahagia

senja di batas kota
terlukis di dalam kalbu
hanya bila kau kembali
hidupku akan bahagia
hidupku akan bahagia