Fryda Luciana – Biarkan

menatap kamu malam ini dalam kesunyian
ku rasa dalam jiwa ini hampa tiada daya
kemarin tawa kita masih bersama
mengapa kamu selalu berubah

ku menatap langit yang membiru
biru ku rasakan dalam hatiku
semakin tak tentu saja

ku tak ingin terus begini
harus terus mengerti keinginanmu
yang tak tentu dan menderaku
seolah tak tahu perasaanku

biarkan diriku bebas mengarungi bola duniaku
biarkan cintamu lepas, kan ku rengkuh kasih nan tulus
yang semakin lekatkan diriku dengan-Mu oh ya Tuhan

ku menatap langit yang membiru
biru ku rasakan dalam hatiku
semakin tak tentu saja

ku tak ingin terus begini
harus terus mengerti keinginanmu
yang tak tentu dan menderaku
seolah tak tahu perasaanku

biarkan diriku bebas mengarungi bola duniaku
biarkan cintamu lepas, kan ku rengkuh kasih nan tulus
yang semakin lekatkan diriku dengan-Mu oh ya Tuhan

biarkan diriku bebas mengarungi bola duniaku
biarkan cintamu lepas, kan ku rengkuh kasih nan tulus
yang semakin lekatkan diriku dengan-Mu oh ya Tuhan

Fryda Luciana – Satu

rasanya tak bisa melakukan
meski banyak kesempatan
berbuat menduakanmu, ku tak mampu
keyakinanku tak percaya bila ada
yang lebih darimu ooh

pernah sekali ku coba
sehari ku lupakan
datang dalam mimpi, bangunkan rindu
yang tak melupakanmu

satu hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan
hanya satu kamu, hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan

mungkin hanya satu, ku akui
tiada duanya, ku akui
cuma satu kamu, ku akui
hanya satu dirimu

pernah sekali ku coba
sehari ku lupakan
datang dalam mimpi, bangunkan rindu
yang tak melupakanmu

satu hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan
hanya satu kamu, hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan

hanya satu kamu, ku akui
tiada duanya oh, ku akui
hanya dirimu, ku akui
hanya dirimu, dirimu satu

satu hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan
hanya satu kamu, hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan

satu hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan
hanya satu kamu, hanya satu kamu
yang tak bisa lepas dari ingatan

Fryda Luciana – Khayal

setetes embun di malam hari
menyentuh hati, melepas letih
bayangmu hadir bersama bisik angin malam
membawa daku dalam mimpi

mimpi terbaring di atas awan biru
berselimut pelangi di malam hari
terbenam diri hanyut dalam fantasi
dewa-dewi bercumbu di taman hati

semerbak wangi semesta, ku dipeluk
oh kau telah berada di sisiku

tanpa terasa pagi telah datang menyapa
aku terjaga dari lamunan sepanjang malam

mimpi terbaring di atas awan biru
berselimut pelangi di malam hari
terbenam diri hanyut dalam fantasi
dewa-dewi bercumbu di taman hati

semerbak wangi semesta, ku dipeluk
oh kau telah berada di sisiku

ku memohon sekali lagi embun malamku
datang menghampiri hati
kau selalu berada di sisiku

menyambut bayangmu datang dalam mimpi
tanpa terasa kau bawaku berbaring

di awan biru (di awan biru)
berselimut pelangi di malam hari
terbenam diri hanyut dalam fantasi
dewa-dewi bercumbu di taman hati

semerbak wangi semesta, ku dipeluk
oh kau telah berada di sisiku

Fryda Luciana – Embun Pagi

ku coba buka semua
pintu di relung hati ini
datanglah datanglah segera
di saat ku merindu

ku serahkan seluruhnya
untukmu walau harus menunggu
hasratku terjerat dalam waktu
menanti dirimu tuk sekian lama oh kasih

biar malam mendekat diri kita berdua
tanpa bicara, tanpa sepatah kata
peluk erat diriku ke dalam mimpimu
dan jangan lepaskan sedetik pun juga

curahkanlah sepenuh rasa dalam jiwa
agar cinta kita menyatukan
tali jiwa kita berdua selamanya

biar malam mendekat diri kita berdua
tanpa bicara, tanpa kata-kata
peluk erat diriku ke dalam mimpimu
dan jangan lepaskan sedetik pun juga
biar sampai embun pagi menyapa kita

Fryda Luciana – Datanglah Kekasih

pernah kita saling mencoba
untuk saling berbagi rasa
menempuh jalan yang panjang
walau akhirnya harus berpisah

masih tetap selalu ku simpan
dalam bingkai penuh kenangan
terkadang rinduku datang
ku peluk dirimu dalam impian ooh

kasih datanglah
bawakan sejenak cinta untukku
jangan kau ragu
biarkan ku peluk bayangmu walau semalam

tidakkah juga kau rasakan
kerinduan yang semakin dalam
walaupun kita menjauh
hati ini terasa kian mendekat ooh

datanglah kasih datanglah
bawakan sejenak cinta untukku
jangan kau ragu
biarkan ku peluk bayangmu walau semalam

oh datanglah kasih datanglah
bawakan sejenak cinta untukku
jangan kau ragu
biarkan ku peluk bayangmu walau semalam

jangan kau ragu
biarkan ku peluk bayangmu walau semalam