Inka Christie – Yang Kunanti

bulan desember yang ku nantikan
hanya harap hampa mengusik mimpi-mimpi
senyumku pergi lagi

ingin ku teriak hatiku melara-lara
memang begini maumu, tuk apa semua kata
kau titip di hatiku

yang ku pegang hanya kata
bukan janji-janji indah yang membuat aku lupa diri
tatapanku kian jauh
ku harapkan bayanganmu tapi tiada kunjung jua

ingin ku teriak hatiku melara-lara
memang begini maumu, tuk apa semua kata
kau titip di hatiku

yang ku pegang hanya kata
bukan janji-janji indah yang membuat aku lupa diri
tatapanku kian jauh
ku harapkan bayanganmu tapi tiada kunjung jua

yang ku pegang hanya kata
bukan janji-janji indah yang membuat aku lupa diri
tatapanku kian jauh
ku harapkan bayanganmu tapi tiada kunjung jua

Inka Christie – Gambaran Cinta

sumbang irama kedengaran kini
mengiringi langkahmu
di saat bunga cinta sedang mekar
kau undang kepiluan di hatiku

kini setelah jauh terpisah, hati rindu mengharap
pulanglah ke istana cinta kita, lenyapkan keresahan
yang menyelubung jiwa karenamu, kekasihku

kau umpama tirai cinta yang menghiasi hidupku
seandainya engkau pergi hampa terasa hidupku
hidup bagai pelayaran yang memerlukan haluan
hanyut bahtera tanpa nahkodanya

panas mentari hangat membakar, aku terbiar kedinginan
gambaran cinta pudar warnanya di saat kau tiada di sisi
kini tinggal gambaran kedukaan

kau umpama tirai cinta yang menghiasi hidupku
seandainya engkau pergi hampa terasa hidupku
hidup bagai pelayaran yang memerlukan haluan
hanyut bahtera tanpa nahkodanya

panas mentari hangat membakar, aku terbiar kedinginan
gambaran cinta pudar warnanya di saat kau tiada di sisi
kini tinggal gambaran

panas mentari hangat membakar, aku terbiar kedinginan
gambaran cinta pudar warnanya di saat kau tiada di sisi
panas mentari hangat membakar, aku terbiar kedinginan
gambaran cinta pudar warnanya di saat kau tiada di sisi
kini tinggal gambaran kedukaan, kini tinggal kedukaan

Inka Christie & Amy Search – Nafas Cinta

sesaknya nafas di dadaku mengenang percintaan kita
dapatkah kita menewaskan impian dan harapan kita
di hatiku masih luka, namun ku tetap bersabar
cintaku hanyalah untukmu, duhai oow woo sayang

rindu bergelora resah gelisah nafas cinta
biarpun seribu luka tak bisa menghapus cinta
entah mengapa aku makin sayang padamu
karna engkau adalah kekasihku, nafas cinta oow woo

di hatiku masih luka namun ku tetap bersabar
cintaku hanyalah untukmu, duhai oow woo sayang

rindu bergelora resah gelisah nafas cinta
biarpun seribu luka tak bisa menghapus cinta
oh Tuhan tunjukkan jalan, hadapi segala cobaan
semoga kita bahagia untuk selama-lamanya

Inka Christie – Puisi Cinta

ku tuang semua diatas kertas putih yang bersih
seputihnya hati menggores syair-syair
yang telah lama tersimpan di kalbu

tak selamanya aku sanggup bertahan
gelora jiwa yang meronta menuntut aku bicara
walau hanya ku tulis di atas puisi cinta

maafkan perasaanku bila kau baca puisi
seluruh jiwa seluruh ragaku
mendamba hanya pada cinta dan kasihmu seorang

ku berharap engkau sudi menerima diriku
apa adanya, beginilah adanya
walau di mata Tuhan kita semua sama

maafkan perasaanku bila kau baca puisi
seluruh jiwa seluruh ragaku
mendamba hanya pada cinta dan kasihmu seorang

ku berharap engkau sudi menerima diriku
apa adanya, beginilah adanya
walau di mata Tuhan kita semua sama
(kita semua sama, kita semua sama, kita semua sama)

Inka Christie – Belenggu Hati

gelisah yang kini aku rasakan
membuat aku tersiksa, terbelenggu api cinta
kecewa, telah kau dustai cintaku
membuat hatiku luka dan kau campakkan aku sendiri

mengapa cintaku selalu terhempas
dalam badai kehidupan yang menerpa diriku
mengapa bunga cinta yang ku tanam
layu jatuh berguguran, tiada lagi harapan
yang ku impikan semua telah hilang

kecewa, telah kau dustai cintaku
membuat hatiku luka dan kau campakkan aku sendiri

mengapa cintaku selalu terhempas
dalam badai kehidupan yang menerpa diriku
mengapa bunga cinta yang ku tanam
layu jatuh berguguran, tiada lagi harapan
yang ku impikan (ku impikan) semua telah hilang

mengapa cintaku selalu terhempas
dalam badai kehidupan yang menerpa diriku
mengapa bunga cinta yang ku tanam
layu jatuh berguguran, tiada lagi harapan