Vina Panduwinata – Dunia Yang Ku Damba

jalan mana ku lalui acapkali ku mencari
entah di sana atau di sini, aku gelap semua itu
dunia dimana arahmu ingin aku memandang
damai gelora, berbaur satu, serta gelut bahagia, semuanya

dalam kelam aku berjalan berpikir lepas tiada belenggu
tak ku harap kesuramanmu, cuma ku harap ceriamu
entah di sana atau di sini, bahagia semua di dunia ini

dunia dimana arahmu ingin aku memandang
damai gelora, berbaur satu, serta gelut bahagia, semuanya

dalam kelamaku berjalan berpikir lepas tiada belenggu
tak ku harap kesuramanmu, cuma ku harap ceriamu
entah di sana atau di sini, bahagia semua di dunia ini

damai gelora, berbaur satu, serta gelut bahagia, semuanya

dalam kelam aku berjalan berpikir lepas tiada belenggu
tak ku harap kesuramanmu, cuma ku harap ceriamu
entah di sana atau di sini, bahagia semua di dunia ini
entah di sana atau di sini, bahagia semua di dunia ini
entah di sana atau di sini, bahagia semua di dunia ini

Vina Panduwinata – Aku Melangkah Lagi

aku melangkah lagi lewat jalan nan sepi
perlahan tapi pasi mengikuti ayun melodi
langkah silih terganti melalui hari yang sunyi
aku melangkah lagi dengan pasti

langkah semakin cepat karena cintaku semakin dekat
hasrat kini terungkap dalam kata-kata yang terucap
waktu terus melaju seirama alunan lagu
aku melangkah lagi dengan pasti

liku-liku yang dulu adalah guru bagiku
dan ku yakinkan diri menghadapi yang terjadi

langkah semakin cepat karena cintaku semakin dekat
hasrat kini terungkap dalam kata-kata yang terucap
waktu terus melaju seirama alunan lagu
aku melangkah lagi dengan pasti

langkah semakin cepat karena cintaku semakin dekat
hasrat kini terungkap dalam kata-kata yang terucap
waktu terus melaju seirama alunan lagu
aku melangkah lagi dengan pasti

liku-liku yang dulu adalah guru bagiku
dan ku yakinkan diri menghadapi yang terjadi

aku melangkah lagi lewat jalan nan sepi
perlahan tapi pasi mengikuti ayun melodi
langkah silih terganti melalui hari yang sunyi
aku melangkah lagi dengan pasti

harapan yang ada takkan ku sia-sia
kenangan yang lama sirna seiring nada
ku tinggalkan bayang-bayang semu
lalu memulai cerita baru, aku melangkah lagi
aku melangkah lagi, aku melangkah lagi

Vina Panduwinata – Kumpul Bocah

kaki kecil berlari ke sana kemari
sambil tertawa riang
kedua tangannya diayun kiri kanan
hari ini bahagia, terbias di wajahnya

selamat hari ultah nak
semoga kamu panjang umur
cepat undang semua teman

bocah centil yang tidak dapat duduk tenang
pinggulnya selalu goyang
dia berjanji nanti malam akan datang
bersama teman-teman, menari jaipongan

timplak timplung timplak timplak timplung
bletak kempul kemplak kembyar

lalalala lalala lalalala hu hu hu
pandanglah awan di atas bintang-bintang
di sana semua bidadari turut bernyanyi riang

inginkah kau pergi ke sana terbang bersama kupu-kupu
bermain pelangi bersama dewa dewi
petiklah sebuah bintang dan bawalah pulang

bocah centil yang tidak dapat duduk tenang
pinggulnya selalu goyang
dia berjanji nanti malam akan datang
bersama teman-teman, menari jaipongan

timplak timplung timplak timplak timplung
bletak kempul kemplak kembyar

lalalala lalala lalalala hu hu hu
pandanglah awan di atas bintang-bintang
di sana semua bidadari turut bernyanyi riang

inginkah kau pergi ke sana terbang bersama kupu-kupu
bermain pelangi bersama dewa dewi
petiklah sebuah bintang dan bawalah pulang

petiklah bintang dan bawalah bintang
berikan kepada guru tersayang
(berikan kepada guru tersayang
berikan kepada guru tersayang)

Vina Panduwinata – Di Dadaku Ada Kamu

di dadaku ada senyummu
ada cintamu, ada hasratmu
ada kumismu, ada kupingmu
di dalam dadaku ada kamu

di hatiku tersimpan wajahmu
tersimpan marahmu dan juga tangismu
semakin ku tunggu, semakin menggebu
ingin ku miliki semua yang ada di dirimu

oh kekasihku bimbinglah daku
menuju cinta yang bahagia
peluklah diriku, hadirkan cinta
wujudkan hasratmu hasratku

di dadaku ada senyummu
ada cintamu, ada hasratmu
ada kumismu, ada kupingmu
di dalam dadaku ada kamu

semakin ku tunggu, semakin menggebu
ingin ku miliki semua yang ada di dirimu

oh kekasihku bimbinglah daku
menuju cinta yang bahagia
peluklah diriku, hadirkan cinta
wujudkan hasratmu hasratku

oh kekasihku bimbinglah daku
menuju cinta yang bahagia
peluklah diriku, hadirkan cinta
wujudkan hasratmu, wujudkan hasratku
wujudkan hasrat cintaku kita berdua (kita berdua)
kita berdua (berdua) kita berdua

Vina Panduwinata – Biru

tiada pernah aku bahagia
sebahagia kini oh kekasih
sepertinya ku bermimpi
dan hampir tak percaya
hadapi kenyataan ini

belai manja serta kecup sayang
kau curahkan penuh kepastian
hingga mampu menghapuskan
luka goresan cinta
yang sekian lama sudah menyakitkan

kau terangkan gelap mataku
kau hilangkan resah hatiku
kau hidupkan lagi cintaku
yang telah beku dan membiru

kini tetes air mata haru
menghiasi janji yang terpadu
Tuhan jangan kau pisahkan
apapun yang terjadi
ku ingin selalu dekat kekasihku

belai manja serta kecup sayang
kau curahkan penuh kepastian
hingga mampu menghapuskan
luka goresan cinta
yang sekian lama sudah menyakitkan

kau terangkan gelap mataku
kau hilangkan resah hatiku
kau hidupkan lagi cintaku
yang telah beku dan membiru

kini tetes air mata haru
menghiasi janji yang terpadu
Tuhan jangan kau pisahkan
apapun yang terjadi
ku ingin selalu dekat
ku ingin selalu dekat kekasihku